Manokwari – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS), Dr. Hence Bulu, SE melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BAMAGNAS Papua Barat di salah satu hotel di Manokwari, Sabtu, 12 Juli 2025.
Organisasi kemasyarakatan (ormas) Kristen di Papua Barat ini dipimpin Pdt. Eben Haizer Sasea, S.Th dengan struktur Wakil Ketua, Pdt. Lewis Wanggai, S.Pd.K, Sekretaris, Pdt. Joas Aronggear, S.Th, Bendahara, Pdt. Enos Sampe, S.Th, dan dibantu 13 bidang.
Surat keputusan struktur pengurus DPD BAMAGNAS Papua Barat ini ditandatangani Ketua Umum DPP BAMAGNAS, Dr. Japarlin Marbun, M.Pdk dan Sekjen, Dr. Hence Bulu, SE.
Dalam sambutannya, Hence Bulu meminta para pengurus yang dilantik untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan dalam rangka mewujudkan visi dan misi organisasi.
Dikatakannya, pengurus juga harus bergandengan tangan membangun tanah Papua menjadi bersinar bagi kemuliaan Tuhan. Papua Barat, kata Sekjen, harus menjadi contoh dan teladan bagi Indonesia agar Papua Barat tidak dipandang sebelah mata.
Hence Bulu mengungkapkan BAMAGNAS adalah wadah pemersatu antarumat Kristiani se-Indonesia, mempunyai ‘visi terwujudnya persatuan dan kesatuan antarumat Kristiani dalam bingkai NKRI’ dan misi ‘Memperjuangkan kepentingan umat Kristiani, memperjuangkan aspirasi umat Kristiani, dan mensejahterakan umat Kristiani’.
Di samping itu, Sekjen mengajak seluruh pengurus tetap bersinergi dan mendukung seluruh program kerja pemerintah, termasuk dengan aparat keamanan agar tujuan organisasi bisa tercapai.
“Pengurus yang baru dilantik harus langsung bekerja dan berusaha. Jangan hanya berdoa, tapi tidak mau bekerja. Jadi langsung bekerja, harus berusaha,” ujar Hence Bulu.

Staf Ahli Gubernur Papua Barat, Niko U. Tike mewakili Gubernur, mengatakan, kehadiran BAMAGNAS di Papua Barat memiliki peran strategis dalam membangun persatuan umat beragama di tanah Papua.
Untuk itu, ia meminta BAMAGNAS menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai denominasi gereja untuk bersama-sama membangun Papua Barat yang aman, sejahtera, bermartabat, dan mandiri.
“Kepada seluruh pengurus BAMAGNAS Papua Barat yang baru dilantik, jangan sampai kita dilantik tetapi tidak bekerja, karena itu mohon kiranya supaya kita melaksanakan tugas ini dengan baik, penuh dedikasi, dan integritas,” tandas Tike.
Pemerintah Provinsi Papua Barat, kata Tike, berkomitmen mendukung program BAMAGNAS yang sejalan dengan pembangunan visi daerah. Lanjutnya, kerja sama yang harmonis sangat penting dalam mewujudkan Papua Barat yang maju dan bermartabat.
“Mari kita bersama-sama membangun Papua Barat berlandaskan nilai-nilai Pancasila, menghormati keanekaragaman dan menjunjung persatuan dan kesatuan di Papua Barat,” pintanya.

Sementara Ketua Umum BAMAGNAS Papua Barat, Pdt. Eben Haizer Sasea, S.Th mengatakan, kepengurusan BAMAGNAS Papua Barat sebenarnya sudah lama terbentuk, tetapi tidak berjalan karena ada sejumlah kendala.
Selain itu, ungkap Sasea, kendala lain karena banyak tugas gereja yang harus dikerjakan, termasuk adanya Pandemi Covid-19.
Pada kesempatan itu, Ketua Umum mengajak seluruh pengurus BAMAGNAS Papua Barat mengembangkan organisasi dengan melaksanakan tugas secara baik.
Di samping itu, Sasea juga berharap organisasi yang dipimpinnya bisa menjadi wadah untuk menjawab kerinduan masyarakat, meningkatkan ekonomi, dan kesejahteraan umat.
“Mari kita bersama-sama membangun organisasi dan memaksimalkan semua potensi yang ada,” pungkas Sasea.
Pelantikan ditandai dengan penandatanganan berita acara, penyerahan bendera pataka, dan ramah tamah. [HEN-R1]
